Lintasjavanews.site || Bangkalan – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangkalan mengakibatkan kawasan Kecamatan Blega kembali terendam banjir cukup parah pada Sabtu pagi. Debit air yang meluap dari sungai setempat membuat jalan raya penghubung antar-kabupaten di Pulau Madura ini lumpuh dan sulit dilalui kendaraan.
Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air di jalan raya mencapai lutut orang dewasa, bahkan lebih tinggi di area pemukiman warga. Air yang berwarna keruh kecokelatan ini membawa material lumpur, membuat kondisi jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara yang memaksa melintas.
*Kendaraan Terjebak dan Mogok*
Kondisi lalu lintas di jalur protokol Blega terpantau tersendat. Sejumlah kendaraan roda empat, termasuk mobil pribadi berwarna biru, terlihat terjebak di tengah genangan air yang cukup tinggi. Tak sedikit pengendara sepeda motor yang terpaksa mendorong kendaraannya karena mesin mati (mogok) akibat terendam air.
Warga setempat dan petugas di lapangan tampak bahu-membahu mengatur arus lalu lintas dan membantu mendorong kendaraan warga yang kesulitan menembus arus banjir.
*Dampak pada Perekonomian*
Aktivitas ekonomi di pusat keramaian Blega praktis terhenti. Toko-toko di sepanjang jalan, termasuk gerai ritel modern dan pasar tradisional, terpaksa membatasi operasional karena air mulai merangsek masuk ke area halaman dan bagian dalam bangunan.
"Air naik sangat cepat tadi pagi. Banyak motor yang mogok karena nekat lewat. Kalau tidak segera surut, akses menuju Sampang maupun sebaliknya akan terus macet panjang," ujar salah satu warga di lokasi.
*Himbauan bagi Pengendara*
Pihak berwenang menghimbau bagi para pengendara yang hendak menuju arah Sampang, Pamekasan, atau Bangkalan Surabaya untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga air surut. Selain kemacetan panjang, risiko kerusakan mesin kendaraan sangat tinggi jika dipaksakan melewati genangan.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah Blega masih terpantau mendung tebal, dan warga tetap waspada terhadap kemungkinan adanya banjir kiriman dari wilayah selatan.
(Nuryakin)
dibaca

Posting Komentar